Monday, May 13, 2013

4 penyebab Gangguan keuangan

Berdasarkan referensi yang saya kutip dari Kompas.com. Banyak masyarakat yang saat ini belum bisa mengatur finansial dengan baik, sehingga seberapa besar penghasilan mereka masih belum cukup untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Berdasarkan hasil survey, kebanyakan pria yang menghabiskan uangnya untuk rokok bahkan mereka rela untuk tidak makan seharian yang penting mereka bisa merokok. Sebaliknya, pada wanita yang lebih tergila-gila dengan fashion. Mereka tidak bisa menahan keinginannya untuk belanja pada produk fashion dan make up terupdate. Apalagi ketika ada diskon besar-besaran.
Selain masalah konsumerisme yang tinggi disini juga diungkapkan terdapat 4 penyebab gangguan keuangan yang sering tejadi di kota-kota besar 

1. Tidak punya perencanaan.
Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, setiap orang seharusnya membutuhkan perencanaan keuangan yang baik. Sayangnya kebanyakan orang justru tidak melakukannya. Mereka cenderung berpikir pendek untuk mendapatkan kesenangan sesaat, dan menyesal di kemudian hari karena gaji mereka sudah habis untuk membeli barang-barang yang ternyata tidak diperlukan.

2. Sulit menabung
"Sebenarnya semua orang sudah sadar bahwa mereka harus menyisihkan uang untuk ditabung. Sayangnya, ini masih sangat sulit dilakukan," tambahnya. 
Hal ini terjadi karena saat mereka punya uang lebih, pasti langsung tergoda untuk membelanjakannya. Hilda menambahkan, masalah kesulitan menabung ini tidak cuma dialami oleh masyarakat kota besar saja, tapi juga kota kecil, terutama penduduk yang bermata pencaharian sebagai pemilik usaha kecil.
"Para pemilik UKM ini biasanya mengeluhkan pendapatannya yang juga kecil sehingga tidak punya uang untuk ditabung. Mereka masih punya pikiran bahwa menabung itu harus dalam jumlah yang besar sedangkan sisa uang mereka sedikit," katanya

3. Pendidikan keuangan
Konsumerisme dan perencanaan keuangan yang buruk merupakan salah satu dari kurangnya pendidikan keuangan di masyarakat. Padahal seharusnya pendidikan keuangan ini sudah diajarkan sejak dini. Tujuannya bukan untuk membuat Anda menjadi kaya raya, namun lebih kepada bagaimana cara mengelola keuangan untuk hidup sejahtera dan berkecukupan.

4. Tidak punya visi untuk masa depan
Setiap orang pasti memiliki banyak rencana untuk masa depannya, entah menikah, jalan-jalan keluar negeri, membangun usaha, membeli rumah, atau mungkin berinvestasi. Untuk melakukan semuanya ini dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Maka, ada baiknya untuk mulai menabung dan membuat impian Anda jadi nyata.
"Ketika mereka tidak punya mimpi dan visi di masa depan mau berbuat apa, sudah pasti mereka tidak juga memikirkan keuangan untuk kebutuhan masa depannya," tutupnya.

sumber : kompas.com

0 comments:

Post a Comment