Friday, September 13, 2013

Practice English with Abi Gascoyne, Student from UK

Sudah sekian lama saya tidak melatih bahasa inggris saya, tadi malam saya baru aja mulai aktif lagi 'FSC', Free Speaking Class di CLC Center, UPT BAHASA ITS. Walaupun malam itu saya banyak janji dengan teman kampus dan teman komunitas tapi saya berusaha mencari waktu untuk bisa hadir di Free Speaking Class demi melatih bahasa inggris saya yang telah lama terbengkalai. Sekedar informasi saja Free Sepaking Class merupakan percakapan sehari-hari menggunakan  bahasa inggris dengan sesama teman yang telah menjadi anggota tetap di SAR. Kebetulan malam ini kami kedatangan tamu spesial Native Speaker dari London, UK. Namanya Abi Gascoyne. Ini adalah pertama kalinya Abi hadir di FSC dan Abi langsung menjadi pusat perhatian para peserta untuk saling share informasi mengenai budaya UK dan di Indonesia. Abi adalah mahasiswi lulusan dari University of London, dia mendapat beasiswa untuk memperdalam ilmu Bahasa Indonesia di Institute Sepuluh Nopember. Abi juga sangat tertarik dengan budaya Tradisional Indonesia ini merupakan salah satu alasan dia ingin mengunjungi Indonesia.

Banyak topik yang kami bahas dalam percakapan malam ini, terutama mengenai perbedaan sosial budaya antara Indonesia dan London. Kehidupan di London jelas jauh sangat berbeda dengan kehidupan di Indonesia, kata Abi. Kalau di London para remaja nya setiap weekend sering ada party di club malam, bar dan pub. Sedangkan di Indonesia jarang sekali ada yang melakukan hal seperti itu, mungkin saja remaja di Indonesia terlalu giat untuk belajar, hehe sambil tertawa, kata Abi.

Memang perbedaan budaya sangat signifikan antara di Indo dengan di London, tetapi dengan perbedaan ini akan membuat Abi harus terbiasa dengan budaya di Indonesia, bahwa party club malam disini masih dipandang negatif atau dilarang. Disini kami saling bertukaran informasi satu sama lain. Banyak peserta FSC yang bertanya pendapat Abi mengenai Indonesia, terutama pada situasi kemacetan, hingga kehidupan masyrakatnya. Abi menggeleng-gelengkan kepala ketika melihat situasi kemacetan yang ada di Surabaya, dia bilang "This is crazy traffic jam, I never seen this in London.", selain itu, pendapat dia mengenai orang indonesia adalah kebanyakan mereka ramah, "The people around here is very kindly and friendly, I hope I can stay longer in Indonesia." Memang sih orang Indonesia terkenal dengan keramahannya, tapi ramahnya cuma ke bule aja..

Sekitar 1,5 jam kami berbincang-bincang dengan Abi sampai waktu kelasnya habis, Mister Azzam lalu menutup perjumpaan kami malam ini. Banyak sekali ilmu yang bisa kita ambil tentang pronounciation jika kita berbicara dengan Native Speakernya secara langsung. Dan perjumpaan kelas kali ini berakhir sampai disini. Sebenarnya kita bangga menjadi Bangsa Indonesia karena kita bisa menguasai lebih dari 1 bahasa, misalnya ditambah dengan bahasa daerah kita sendiri, Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa konon jika ditambah lagi dengan bahasa Inggris, berbeda dengan orang barat yang hanya menguasai bahasa inggris.

-sekian-

0 comments:

Post a Comment