Saturday, October 5, 2013

Nongkrong di kantin kampus Unair


Siang hari disela-sela jam istirahat kuliah tepatnya pada hari rabu, saya dan teman saya dari jurusan yang sama ingin mencari tempat yang pas buat istirahat. Kebiasaan kami kalau mencari tempat yang pewe biasanya dikantin kampus atau di cafe-cafe sekitar. Cuma kebetulan hari ini saya memiliki banyak waktu luang maka alangkah baiknya jika mencoba mencari tempat tongkrongan lain, di Kantin kampus A Unair misalnya, tepatnya di Fakultas kedokteran. 

Mungkin ini pengalaman pertama saya kesini bertepatan dengan waktu istirahat mahasiswa disini, jujur saja ketika tiba disini kami kesulitan mencari dimana letak kantinnya, bahkan teman saya yang asli Surabaya tidak tahu dimana letak kantin kampus A, alasannya sih dia jarang main kesini, oke saya terima alasan itu. Tapi setelah beberapa menit kami berjalan, saya menemukan peta yang menggambarkan denah kampus ini. Dan pada akhirnya kami mendapatkan arah menuju kekantin dan setelah tiba disana kami memesan minuman kemudian dilanjutkan sambil mengorbol.

Ada kejadian aneh disini, ketika kami hendak memesan minuman, saya meminta teman saya memesan esteh 4 gelas, ketika memesan teman saya yang bernama Kawung kembali dengan meminta uang patungan untuk membayar esteh, owh, saya merasa takjub ternyata system pemesanan dikantin kampus Unair A sangat berbeda dengan kantin biasanya. Pesanan harus dibayar terlebih dahulu kalo disini, pikir saya. Setelah menunggu beberapa puluh menit pesanan belum juga tiba, sepertinnya ada yang aneh, kami cuma pesan esteh kok bisa selama ini ya?. Ternyata, teman saya yang pesan esteh si Kawung salah berkomunikasi dengan penjualnya, niatnya pingin pesan eh malah dikira penjualnya kami mau bayar setelah memesan minuman. Memang dasar susahnya berkomunikasi dengan petugas kantin fak.kedokteran, apalagi kalo berkomunikasi dengan mahasiswa nya,, keluar deh bahasa ilmiahnya.. ckckc -_-

Selama disini saya melihat banyak sekali mahasiswi yang berlalu lalang dengan menggunakan jas laboratorium bewarna putih dengan membawa anak kecil. Mungkin saja ini jam nya mereka istirahat ketika praktek di lab, dan anak kecil yang bersama mereka bisa jadi pasiennya. Setelah bosen nongkrong disini, kami memutuskan untuk hijrah ke kantin yang lainnya. yah target kami selanjutnya adalah kantin kampus Unair B. Dibandingkan dengan sebelumnya disini suasananya lebih nyaman dan banyak terdapat gedung-gedung lain selain gedung fakultas dan jurusan. Misalnya aja disini ada cafe yang ada wifinya, gedung perpustakaan, gedung pusat bahasa, dan lainnya. Dan tujuan utama kami yaitu tetap ke kantinnya. 

Setelah tiba dikantin kampus B, kami memesan makanan kebetulan sudah masuk jam makan siang, jadi kami makan disini, terdapat banyak menu makanan yang enak dan murah harganya pas banget dengan kantong mahasiswa. Setelah beberapa menit selesai makan, kami mengobrol-ngobrol ringan dan tiba-tiba saja teman saya menyuruh saya untuk melihat kebelakang dan kesamping kiri-kanan, saya melihat kesamping dan kebelakang, saya tidak tahu maksudnya, dan setelah dipikir2 insting saya baru main, saya baru sadar ternyata kami dikelilingi oleh mahasiwi anak kampus Unair, cuma kami satu-satunya cowok/mahasiswa dimeja ini. wow..."

kalo boleh saya jujur sebenarnya tujuan kami kesini bukan untuk makan atau minum, semua itu cuma modus aja, tujuan kami yang sesungguhnya ingin mencuci mata melihat mahasiswi kedokteran yang bening dan mahasiswi sekitaran kampus disini, itulah tujuan ketiga teman saya, dan saya tidak termasuk didalamnya, tetapi kata mereka ini Rahasia, dan saya harap pembaca tidak memberitahukannya. Saya turut berduka cita dengan teman saya, gara-gara kejadian ini teman saya si Kawung jadi berantem terus sama pacarnya, akibat tidak terima pacarnya melihat wanita lain. Kalo boleh saya perjelas, kawung adalah pria yang baik dan tidak memiliki modus apapun."

0 comments:

Post a Comment