Thursday, May 4, 2017

Keindahan Wisata Pantai Aceh Jaya Yang Belum Ter-Exposed

Nanggroe Aceh Darussalam adalah  provinsi yang dikenal dengan syariat islam yang sangat kental serta sejarah kelam terjadinya peristiwa tsunami pada tahun 2004 lalu, namun dengan peristiwa tersebut tidak memudarkan pesona keindahan wisatanya alamnya yang memikat para pengunjung dari berbagai daerah.
Pesona Pantai Aceh Jaya
Provinsi berjuluk serambi mekkah ini masih  bisa dinikmati oleh para wisatawan salah satunya yang bisa anda nikmati pantai yang terletak Kabupaten Aceh Jaya tidak kalah menarik dengan pantai-pantai lain. Disini dengan pesona pemandangan yang masih natural bebas polusi meskipun terletak dipinggiran jalan nasional yang sering dilewati lalu lalang oleh pengendara jalan.

Minggu lalu saya ambil cuti dari kantor beberapa hari untuk pulang ke kampung halaman Aceh. Perjalanan dari Surabaya ke Banda Aceh kurang lebih 5 setengah jam sudah termasuk transit di Jakarta. Setibanya di Banda Aceh, saya diajak oleh abang untuk maen ke Calang Kab. Aceh Jaya, Dikenal tempat wisata dan pemandangan pantainya gak kalah menarik dengan wisata lain yang ada di Indonesia salah satunya Pantai di kaki Gunung Geurutee yang terletak di Lamno, perbatasan antara Kabupaten Aceh jaya dan Aceh Besar, sekitat 1 jam 30 menit dari kota Banda Aceh, ibukota provinsi Aceh.

Pantai Gunung Geurutee
Pantai Gunung Geurutee
Gunung Geurutee ini tepatnya terletak di kota lamno, nungkin gak asing lagi bagi kalian mendengar tentang warga aceh yang bermata biru. Konon sejarahnya dulu keturunan prajurit Portugis yang kapalnya pernah terdampar di pantai Kerajaan Daya dan ditawan oleh raja yang pernah berkuasa di kawasan itu pada abad ke-16. Para prajurit Portugis yang tertawan di kawasan tersebut akhirnya masuk Islam, menikah dengan penduduk setempat sekaligus mengadopsi tradisi Aceh dalam kehidupan mereka secara turun-temurun.

Pemandangan Pantai Puncak Geurutee
Sepanjang perjalanan kita dapat melihat keindahan alam dan pantainya masih murni masih belum terjamah oleh wisatawan manapun. Mungkin hanya beberapa wisatawan lokal berfoto-foto sekilas di lokasi setempat. Lokasinya juga masih sepi mungkin wisata  disini masih belum terpublikasikan secara meluas atau memang lokasinya kali ya terlalu jauh di ujung pulau sumatera pucuknya Indonesia, hehehe.

Pada beberapa titik perbukitan sepanjang perjalanan biasanya kita bisa melihat segerombolan monyet berkeliaran di tengah jalan. Mungkin bagi anda yang sedang berkendara agar berhati-hati karena banyak hewan yang berkeliaran. Kemudian tidak sedikit para pengendara yang memberi makan untuk monyet-monyet tersebut dan keliatannya sih monyetnya ramah tidak menggigit asal kita tidak bersikap aneh saja selama perjalanan.

Pemandangan  Pantai Pinggiran Jalan Menuju Aceh Jaya
Perjalanan saya dari Banda Aceh ke Calang kurang lebih memakan waktu 2-3 jam, walaupun kondisi jalannya naik turun dan beriku-liku disepanjang perjalanan kita bisa menikmati pemandangan perbukitan, hutan dan pantai yang memanjakan matakita maka waktu 3 jam bukan waktu yang lama untuk menemani selama perjalanan untuk sampai ditujuan. Satu lagi yang membuat daerah ini memiliki daya tarik sendiri selain keindahan alamnya, kondisi jalanan disini sepi dan bebas macet tidak seperti kawasan wisata-wisata lain yang terletak di sekitaran kota-kota besar seperti malang, bogor dan sekitarnya.

Pantai Panorama
Sunset Pantai Panorama Aceh Jaya
Pantai Panorama yang terletak di Calang adalah daerah wisata yang menyajikan pemandangan panorama yang indah. Wajar saja disebut pantai panorama karena disini kita bisa menikmati pemandangan lautan yang indah serta sambil liburan bareng keluarga. Selain itu pantai panorama juga merupakan destinasi yang tepat buat untuk melihat keindahan sunset dengan siluet matahari tenggelam ditengah lautan.

0 comments:

Post a Comment